Si Cantik Kenari


Kenari
           Nenek moyang dari semua kenari yang ada sekarang (serinus canaria) merupakan generasi anak cucu kenari liar (serinus serinus) yang dapat ditemukan berkembang biak dengan bebas di Kepulauan Canary dan di daratan bagian timur laut Afrika. Kenari bukanlah burung aseli Kepulauan Canary, tetapi sengaja diperkenalkan sebagai burung kepulauan tersebut.Awalnya, ada sebuah kapal dengan sejumlah kandang sarat kenari karam di dekat pulau dan seorang pelaut melepaskan burung-burung itu dengan maksud agar tidak mati tenggelam. Banyak di antara burung tersebut mendarat ke pulau terdekat dan di sana mereka menemukan banyak makanan dan iklim yang cocok untuk berkembang biak. Ketika bangsa Spanyol tahu mengenai burung kenari, mereka mulai menangkapi burung kenari dan menangarkannya. Kenari menjadi burung peliharaan yang bernilai dan segera menjadi populer, terutama ketika varietas kanari kuning, cokelat dan merah diciptakan.
           Meskipun menentukan jenis kelamin kenari bukan hal yang mudah dan mereka yang sudah berpengalaman pun banyak menemui kesulitan, tetapi ini ada tips yang bisa digunakan (tetapi bukan hal yang mutlak):
  1. Sejak usia 3 hari pembuluh vena di sebelah perut akan turun menuju “ vent ( lubang angin / dubur ) dan akan menuju bagian depan dari “ vee “ yang ada dibagian depan “vent ,ini nampak pada burung kenari jantan yang masih muda. Tapi pembuluh vena ini tidak akan tampak pada kenari betina. Walaupun pembuluh ini ada di seluruh kenari jantan , akan lebih baik jika menganalisanya sebelum kenari jantan tersebut tumbuh bulu.
  2. Pada 5- 8 hari ,ambil semua anak-anak kenari yang terdapat pada sarang yang sama (satu indukan ) taruh ke handuk dan sejajarkan seperti posisi kuda balap yang ada pada pacuan kuda. Yang melompat paling jauh adalah kenari jantan.
  3. Burung- burung tersebut jika diperhatikan mempunyai pusat kaki bawah yang panjang sementara yang lainnya punya 3 telapak kaki yang memiliki panjang yang sama. Salah satu yang memiliki pusat kaki yang panjang akan sulit untuk bergabung dengan yang lain dan ini adalah kenari jantan. Kenari betina lebih mudah untuk bergabung karena ketiga telapak kakinya memiliki ukuran yang sama.
  4. Lihatlah bagian tulang belakang mereka. Di sepanjang tulang belakang kenari jantan warnanya lebih kaku dan lebih pekat . Untuk yang betina warnanya kaku dan pekatnya tidak sampai sepanjang tulang belakang. Dengan cara itu bisa diidentifikasi.
  5. Sebelum anaka-anak kenari tersebut berbulu. Liatlah ke bagian kepala mereka. Untuk yang jantan lebih pipih (datar).Untuk yang betina lebih bulat.
  6. Sekitar usia 6 – 7 hari anak2 kenari tersebut mulai membuka mata. Jika jantan maka matanya sejajar dengan paruhnya. Untuk yang betina, letak mata diatas paruh yang menyebabkan tampilan kepalanya lebih bundar.
  7. Ketika anak2 kenari diberi makan disarangnya oleh induknya .perhatikan tingkah laku anak2 tersebut. Yang berdiri paling tinggi , teriak paling keras dan yang paling ingin diberi makan duluan itu berarti yang jantan. Yang betina kakinya lebih pendek makanya mereka tidak berdiri tinggi dan karenanya mereka diberi makan lebih sedikit dibanding yang jantan.
  8. Usia 28- 30 hari beberapa kenari2 muda terlihat mempraktekkan suara mereka untuk berkicau dengan baik. Bukan yang paling awal berkicau itu yang terlihat paling baik, burung 2 tersebut hanya suka berlatih berkicau lebih awal saja.
  9. Sekitar 5 bulan atau 5 bulan lebih 2 minggu, kenari jantan bisanya warnanya lebih terang. pada bagian tertentu warnanya lebih tajam khususnya dibagian dekat kepala. Pusat kepala pada burung kenari betina yang berwarna kuning akan menjadi sangat terang.
  10. Seandainya usia 6 bulan belum ketahuan jenis kalaminnya ,kenari yang dicampur diantara kenari-kenari maka. Kenari betina akan duduk lebih rendah lebih dikarenakan struktur badannya. Dan juga biasanya kenari betina akan berkelahi dengan kenari jantan ketika ingin berkicau atau mempraktekan suaranya. Meskipun sang betina dalam kondisi tidak sedang dalam masa bertelur dan ini hanya sekedar ingin berkicau saja.
             Mengingat banyaknya varietas kenari yang dikembangkan saat ini, maka untuk memilih kenari harus disesuaikan dengan tujuannya. Yakni, apakah akan memilih kenari postur (type canary), kenari penyanyi (song canary), kenari warna (color canary), atau campuran di antara tipe itu, atau semmbarang saja yang penting kenari. Kalau Anda ingin kenari dengan lagu yang bagus, tentunya bisa memilih kenari-kenari tipe penyanyi. Sedangkan untuk yang posturnya bagus, Anda bisa memilih kenari postur. Sedangkan untuk memilih kenari warna, ya tinggal tentukan berdasar warna yang Anda sukai.
          Hanya saja, Anda bisa memilih kenari secara umum yang biasanya disenangi saat ini. Yakni yang posturnya besar dan lagunya bagus. Untuk pilihan ini, tentunya Anda bisa memilih kenari-kenari hasil silangan sub-spesies yang berbeda, misalnya silangan Yorkshire dengan Waterslager, atau Yorkshire dengan Spanish Timbrado dan lain-lain.
Tips pemilihan:
Gaya tarung kenari berdasar bentuk body dan kondisi sayap dimana gaya tarung kenari bisa dikelompokkan dalam 3 jenis.
  1. Gaya buka sayap turun ½ atau hanya turun sedikit, dengan kepala hanya menggelang-geleng kanan-kiri (yang disebutnya gaya Steve Wonder).
  2. Gaya buka sayap turun penuh ke arah bawah, dengan model tarung sambil jalan kanan-kiri.
  3. Gaya buka sayap ke arah depan, dengan model tarung sambil jalan kanan-kiri.
  • Gaya 1, biasanya dilakukan oleh kenari-kenari dengan body keseluruhan yang terlihat tidak proporsional dan, jika dalam keadaan normal/tidak beraksi, kedua sayap bertemu bersilangan membentuk gunting dan karenanya, jarak antra ujung sayap dengan pangkal ekor relatif jauh (tidak bersentuhan). Kalau dilihat dari atas bodinya terlihat seperti persegi panjang dengan perbandingan panjang: lebar = 3:1.
  • Gaya 2, biasanya dilakukan oleh kenari dengan body proporsional, panjang dan kalau dilihat dari atas bodinya terlihat seperti persegi panjang dengan perbandingan panjang: lebar = 4:1; ujung bulu kedua sayap sejajar ke arah belakang, lurus.
  • Gaya 3, sama dengan ciri pemilik gaya 2, denagn perbedaan pada sayap yaitu ujung bulu kedua sayap sejajar ke arah belakang tetapi agak turun jatuh (ngglembreh- Jawa).
Cepat lambatnya kenari bunyi berdasar ketebalan bulu:
  1. Kenari dengan bulu tebal (yang dia istilahkan “bulu rangkap”) cenderung lama untuk bisa bernyanyi secara maksimal.
  2. Kenari dengan bulu tipis (yang dia istilahkan dengan “bulu satu”) lebih cepat berbunyi dengan capaian lagu maksimal (punya Om Erik, kenari 7 bulannya yang sudah berprestasi di tiga arena lomba, berbulu tipis.
Cepat lambatnya kenari bunyi berdasar warna dominan pada bulu:
  1. Kenari yang memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) cenderung lama untuk bisa bernyanyi secara maksimal.
  2. Kenari yang tidak memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) lebih cepat berbunyi dengan capaian lagu maksimal (punya Om Erik, kenari 7 bulannya berwarna bon dengan warna terbanyak (tetapi tidak terlihat dominan) hijau-kuning.
Kelebihan dan kelemahan kenari berdasar ketebalan bulu:
  1. Kenari berbulu tebal/rangkap lebih bisa membawakan lagu dengan cengkok yang terdengar lebih jelas ketimbang kenari berbulu satu/tipis karena dalam membawakan suara hanya sedikit ditingkahi dengan gaya (baik sayap, maupun jalan kanan-kiri).
  2. Kenari berbulu tipis lebih lincah dan bisa bergaya dengan mengandalkan suara-suara tembakan.
           Burung kenari ini sebaiknya dijaga supaya senantiasa sehat hingga si pemilik bisa nikmati keindahan burung ini. Sebagaimana biasanya binatang piaraan yang ada dalam kandang, maka makanan serta minuman sebaiknya diperhatikan, di samping itu juga situasi sangkarnya sendiri. Sangkar kecil yang kotor serta bau tentulah kurang menggembirakan, terlebih bila area makanan dan minuman juga kotor tidak terurus. Type perawatan ini meliputi banyak hal salah satunya:
  •          sangkar 
  •          area untuk mandi 
  •          perawatan 
  •          ubah bulu 
  •        komposisi makanan campuran 
  •         cincin kaki (bila dibutuhkan) 
  •          area makan serta minuman 

         Penyelidikan perihal perilaku binatang sudah jalan sejak lama, serta penilaian kita dapat binatang piaraan yang kita kurung sesungguhnya tidak bernilai untuk binatang itu sendiri. Seorang sarjana prof hediger, sudah menunjukkan dengan ilmiah bahwa seekor binatang yang sudah ada dalam peliharaan manusia dapat dikira lingkungannya itu sebagai lokasi area tinggalnya. Ini berlaku untuk binatang yang sudah dipelihara manusia dari generasi ke generasi, serta dikembangbiakan dalam lingkungan tangkapan, dalam perihal ini sangkar sebagai area tinggalnya. Tak hanya sangkar terus dijaga kebersihannya yang lebih utama yaitu kesehatan burung itu sendiri, dikarenakan karakter kenari senang membasahi tubuhnya maka untuk tambah baiknya diletakkan sebagian wadah untuk mandi, umumnya bisa dikerjakan pada saat menjemur pada pagi hari atau bisa juga sore hari. Mandi untuk burung kenari amat bermakna sekali terlebih pada saat sistem ubah bulu banyak pengemar burung menyebutkan bahwa bila burung kenari itu tengah sakit dapat ditandai dengan kerapkalinya ia membasahi dirinya, memandikan dirinya kian lebih umumnya. Situasi yang sama saja kita tengok bila kenari habis mengerami telunya, dapat amat kerap membasahi tubuhnya dengan air. Juga dalam perihal penjemuran panas matahari sebaiknya diawasi supaya tidak punya pengaruh jelek pada burung. Berjemur dengan berkelanjutan dapat amat membahayakan burung itu sendiri. Sebagian burung dapat mati percuma bila kita tidak mengawasi prosesnya.
Tanda-tanda fisik kenari yang potensial
·                                    Kepala besar, agak kotak serta tidak mengerucut, mengisyaratkan mental tarungnya bagus 
·         leher serta paruh tidak tipis mengisyaratkan volume suara keras 
·         badan panjang serta ramping mendukung panjangnya nafas

            Selain itu untuk menciptakan nafas panjang lakukan penjemuran secara teratur. Untuk kenari muda atau bahan, lama penjemuran ditingkat secara bertahap. Maksimal penjemuran dilakukan selama 1,5 sampai 2 jam, juga disesuakan dengan karakter. Selain umbaran, mandi jemur teratur, berikan EF juga secara teratur. Mentimun/timun adalah salah satu EF yang baik untuk membersihkan lendir di tenggorokan kenari. Namun perlu diselang-seling dengan EF lain, dan jangan sampai misalnya diberikan sampai 3 hari berturut-turut. Sebab kenari bisa mencret. Lagipula sebaiknya digunakannya pada musim panas saja dan pada musim penghujan hindari pemberian timun. Sementara EF yang aman untuk kenari di musim panas dan hujan adalah daun sawi hijau. Di musim hujan, beberapa kenarimania ada yang menambahkan kenari dengan EF kroto sepucuk sendok teh 2 hari sekali, atau telur puyuh 2 kali seminggu. Pada air minum ada kenarimania yang juga memberikan madu 3 tetes.


Si Manis Si Hitam

    

       Burung kacer atau Magpie Robin yang populer di Indonesia saat ini ada dua jenis, yakni kacer hitam yang sering disebut kacer jawa dan kacer poci atau kacer sekoci yang sering disebut kacer sumatra. Burung ini memang masih berkerabat yakni sama-sama dalam genus Copsychus.
    Burung kacer jawa nama ilmiahnya adalah Copsychus sechellarum sedangkan kacer poci adalah Copsychus saularis. Perbedaan keduanya yang menyolok hanyalah pada warna bulu hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua di bagian dada sampai dekat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui kacer poci warna hitam hanya sampai dada dan ke bawah hingga kloaka berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat mirip dengan kacer poci atau kacer sumatra adalah kacer madagaskar (Copsychus albospecularis). Seperti disebutkan di atas, kacer terdiri dari 3 species, yakni Copsychus saularis, Copsychus sechellarum dan Copsychus albospecularis.
           Burung kacer bisa dipelihara dengan sangkar kotak ukuran 40 x 40 x 60 cm atau bisa juga bulat dengan diameter 40 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan bisa dibuat dua bersilang dengan diameter masing-masing 1,5 cmdari bahan cabang kayu asam. Pilih kayu dengan permukaan kulit yang agak kasar tetapi tidak tajam sehingga bisa untuk mengasah paruh agar tidak runcing. Untuk perawatan harian, kacer tidak perlu dikerodng dan hanya dikeorodng malam hari agar tidak kedinginan.
      Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D
         Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung kacer.
  • Jika pilihan untuk kicauan, tentunya yang berkelamin jantan, dengan ciri warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik..
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.


        Secara fisik, jantan dan betina burung kacer mudah dibedakan terutama yang sudah dewasa. Pada jantan, bulu hitam pada kepala dan dada mengkilat, sementara yang betina berwarna abu-abu. Sementara untuk usia trotolan, maka semburat warna hitam pada jantan sudah terlihat meski hanya pada satu dua bulu, sementara trotolan betina  hanya warna gelap atau hitam pudar cenderung abu-abu.

Jalak Suren

     Jalak suren (Sturnus contra) atau jalak uren adalah spesies jalak yang ditemukan di Anak benua India dan Asia Tenggara. Burung-burung ini biasa ditemukan dalam kelompok kecil di kaki lembah dan di dataran rendah. Jalak suren acapkali dijumpai di kota atau perdesaan, meskipun mereka tak seberani burung kerak ungu. Jalak suren memiliki beberapa variasi bulu dalam populasinya, dan sampai saat ini sudah teridentifikasi lima subspesiesnya.
    Jalak ini berukuran sedang, berwarna hitam dan putih. Adapun perbedaan jantan dan betina terdapat pada panjang badan, kulit di sekeliling mata, bulu, ekor, dan jari-jari kaki. Seperti burung pengicau lainnya, jalak suren memiliki kaki berjenis anisodaktil di mana tiga jari menghadap ke depan dan satu jari menghadap ke belakang. Ia memilih tempat tinggal di dekat air, yakni di lubang pohon dan biasa mencari makan di tanah. Tak jarang burung ini turun ke air untuk mencari makan. Dalam sebuah sarang, biasanya diisi empat sampai enam telur biru mengkilap yang polos. Telur menetas setelah 14-15 hari. Mereka menghasilkan berbagai kicauan dengan suara yang jernih. Inilah sebab burung ini banyak dicari pecinta burung. Lain halnya dengan Sema Naga, sebuah suku Naga Besar di India. Mereka percaya burung ini reinkarnasi manusia, sehingga mereka tidak mau memakan burung ini. Namun, burung ini juga dijadikan perlambang burung jinak penjaga rumah. Diketahui, jika ada orang yang datang ke rumah, ia akan berkicau dengan nyaring dan bervariasi. Agar burung ini tetap rajin berkicau, hendaknya burung ini dipelihara bersama jalak hitam.
Beberapa perbedaan ras jalak suren
Berikut ini cara memilih trotolan jalak suren jawa dalam kandang ombyokan:
  • Burung jantan akan berdiri lebih tegak daripada betina. Perhatikan jika salah satu burung di kandang ombyokan terlihat berdiri lebih tegak, maka itulah yang diambil.
  • Burung jantan memiliki belahan dada yang memanjang hingga ke bagian vent (kloaka). Sedangkan belahan dada betina hanya sebatas perut. Ini hanya bisa terlihat sesekali ketika burung membusungkan dadanya dan sedang duduk bertengger dengan santai.
  • Bentuk kepala burung jantan lebih lonjong dan ukurannya sedikit lebih besar daripada betina. Sedangkan kepala betina cenderung bulat dan ukurannya sedikit lebih kecil.
  • Burung jantan, meski masih trotolan, lebih agresif daripada betina. Ketika Anda memberikan pakan, biasanya burung akan langsung menghampiri dengan sifat agresifnya, dan tidak jarang berupaya menyingkirkan burung lain yang menghalanginya, baik dengan cara menabrak atau menginjaknya.
Berikut ini perawatan harian yang bisa diterapkan agar jalak suren yang semula kurang rajin bunyi bisa menjadi rajin berbunyi / gacor.
  • Berikan 1 sendok teh kroto dua kali dalam seminggu. Biasakan memberinya di waktu pagi hari.
  • Jangkrik diberikan setiap hari, dengan porsi 3 ekor pada pagi dan 5 ekor pada sore hari.
  • Voer yang bisa diberikan kepada jalak suren beragam, tergantung kebiasannya. Ada yang lebih senang memberikan voer berwarna hijau, tetapi ada juga yang setiap hari memberikan pelet lele (voer untuk lele). Keduanya sama baiknya.
  • Pisang harus diberikan setiap hari, Jika burung tidak menyukai pisang, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membiasakannya mau makan pisang. Misalnya, berikan pisang batu yang dicacah dengan cara ditusuk-tusuk menggunakan lidi, sehingga berkesan seperti pisang yang baru saja dimakan burung lain. Biasanya burung akan memakan buah yang bekas dimakan burung lainnya.
  • Pada pagi hari, berikan ulat kandang sebanyak satu cepuk yang diberikan dalam wadah terpisah.
  • Pola mandi dan jemur seperti biasanya.
  • Biasakan burung mengkonsumsi vitamin, untuk memastikan kecukupannya. Bagi pengguna BirdVit, pemberian bisa dilakukan 3 kali seminggu. Cara penyajian bisa melalui buah, kroto atau EF lainnya, atau bisa juga dilarutkan dalam air minum.
Berikut Tips Membedakan Jalak Suren Jantan dan Betina yang mungkin akan sangat berguna bagi anda yang lagi kebingungan atau sekedar ingin tahu :

Ciri-Ciri Jalak Suren Jantan:
Tubuhnya lonjong dan panjang, kepalanya lebih besar dan bulat, paruhnya relatif lebih panjang dan kokoh. Bulu kepala, punggung, dan dada berwarna hitam legam dan mengilat. Warna merah pada kulit di atas mata lebih cerah dan jelas. Pada bagian yang memiliki bulu warna putih, di tubuh bagian bawah, kelihatan lebih bersih. Ekornya sedikit lebih panjang dan menyatu. Jari-jari kakinya lebih panjang dan lebih kokoh. Jambul kepalanya lebih panjang dan lebih melebar saat mengembang.

Ciri-Ciri Jalak Suren Betina:
Warna hitam dan putihnya agak suram. Paruh, jari kaki, dan ekornya lebih pendek dan halus. Kepalanya agak ramping. Warna merah pada bagian mukanya lebih pucat dibanding burung jantan. Selain itu, aktivitas dan gerakan burung jantan relatif lebih lincah dan agresif dari yang betina. Suara ocehannya lebih cerewet, bervariasi, dan lebih keras dari betina. Untuk tujuan penangkaran, burung jantan dan betina harus dipilih yang memiliki pandangan mata tajam, postur tegap, gesit, gerakan lincah, suara lantang, dan nafsu makan tinggi.  


http://om-gacor.blogspot.com/



Nah sekarang untuk ciri-ciri yang pasti dan tidak berdasar tebakan, bisa di lihat oleh yang berpengalaman ataupun yang masih awam,akan bisa membedakannya.  Bila di sekitar kulit dubur ada tanda lingkaran warna gelap biru atau ungu, maka sudah bisa di pastikan kalau burung tersebut berjenis kelamin jantan. Biar lebih jelas melihat bisa di kasih sedikit air pada duburnya, nanti bulu-bulunya akan menyatu dan tidak mengembang. Jadi dasaran kulit jelas kelihatan warnanya. dengancatatan usia burung minimal 8 bulan.

Garangnya Si Ijo

      

   Meskipun nama umum adalah cucak hijau atau cucak ijo, namun burung ini bukanlah keluarga merbah atau cucak-cucakan. Burung cucak hijau sama sekali bukan satu suku dengan cucak rawa atau cucak jawa misalnya. Yang biasa kita sebut cucak hijau ini memiliki nama ilmiah Chloropsis sonnerati. Dia adalah burung cica-daun besar dengan seluruh badan dominan dengan warna hijau. Chloropsis sonnerati termasuk ke dalam suku Chloropseidae, berkerabat dekat dengan burung cipoh (Aegithina spp.). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai Greater Green Leafbird. Jenis-jenis cica-daun juga dikenal dengan sebutan umum burung daun, atau murai daun. Bertubuh sedang, dengan panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 22 cm. Seperti umumnya cica-daun, seluruh tubuh didominasi warna hijau terang (hijau daun), termasuk sayap dan ekor; sementara pipi dan tenggorokan burung jantan berwarna hitam berkilau. Perbedaan dengan cica-daun yang lain adalah adanya warna (noktah) biru pada bahu burung jantan. Burung betina dengan tenggorokan kuning dan lingkaran mata kuning. Kedua jenis kelamin memiliki sepasang setrip malar biru berkilau di sisi dagunya.Iris mata berwarna coklat gelap, paruh tebal hitam, dan kaki abu-abu kebiruan.

       Cucak hijau termasuk burung dimorfik, yakni terdapat perbedaan ciri fisik yang bisa dilihat antara burung jantan dan burung betina dewasa. Untuk burung jantan, pada dagu dan tenggorokan berwarna hitam, sedangkan betina hijau.

Pertama, bakalan jantan, jika masih berumur di bawah 4 bulan maka alis yang melingkar di kedua di matanya berwarna kuning. Jika alis matanya berwarna putih, betina.

Kedua, warna paruh bagian bawah, kalau jantan berwarna coklat tua. Sedangkan yang betina berwarna putih.
Ketiga, jika bakalan sudah berumur di atas 4-6 bulan, maka betina akan berwarna kuning di bagian leher, kemudian akan berubah menjadi warna putih kehijauan. Sedangkan jantan, warna kuningnya akan dipenuhi trotol-trotol hitam. Pada dua bulan berikutnya, warna hitam itu akan tampak lebih jelas pada bagian leher/bawah paruh. (Foto: Jo_Qplie/kicaumania.or.id)
        Jenis burung ini kadang bersikap agresif terhadap jenis lain yang berukuran lebih kecil. Saat berkicau, cica-daun besar akan menundukkan kepala. Makanannya adalah aneka serangga dan buah-buahan hutan.
Untuk cara menjinakkan cucak hijau liar paling jitu, simak tips-tips berikut dengan baik :

1. Strategi pemberian pakan
Memberikan pakan pada burung cucak hijau bisa menjadi salah satu cara agar cucak hijau mudah jinak. Caranya adalah kosongkan makanan di dalam sangkar pada saat menjelang malam dan biarkan sampai pagi hari. Tujuannya adalah agar cucak hijau kelaparan keesokan harinya. Nah pada saat itulah anda mencoba memberi makan cucak hijau berupa jangkrik dengan menggunakan lidi kemudian anda masukkan dalam sangkar. Jika cucak hijau belum mau makan, tundalah dulu dan lakukan 5-10 menit kemudian, dan begitu seterusnya. Namun jika sampai pukul 10.00 belum juga mau makan, maka taruhlah jangkrik di tempat makanan dalam sangkar dan tinggallah. Lakukan itu setiap hari sampai cucak hijau tidak takut lagi dengan anda. Tujuan dari strategi ini adalah agar cucak hijau merasa sangat kelaparan sehinga membutuhkan manusia (pemiliknya) untuk mendapatkan makanan.

2. Menaruh sangkar di tempat yang ramai
Burung cucak hijau yang liar akan takut dan terbang kesana-kemari saat melihat manusia, dan itu sangat wajar. Untuk menjinakkan cucak hijau liar, anda bisa menaruh sangkar cucak hijau di lokasi yang ramai, banyak orang yang lewat (lalu-lalang), ketingian sedang saja tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek yang penting aman dari predator dan pencuri. Hal ini bertujuan agar cucak hijau terbiasa dengan keramaian dan manusia sehinga mudah jinak. Ini untuk melatih mental cucak hijau, jadi jangan ragu untuk melakukan ini.

3. Dimandikan sampai basah kuyup
Cucak hijau liar agar selalu kelabakan saat melihat tuannya / manusia, untuk itu anda bisa memandikannya setiap pagi dan sore. Memandikan cucak hijau liar cukup ekstrem, yaitu dengan memandikan sampai basah kuyup dan kedinginan sampai si cucak hijau tidak terbang-terbang lagi. Setelah dimandikan biarkan saja sampai bulunya agak kering.  Setelah dimandikan burung biasanya akan merasa lapar, nah saat itulah anda memberikan makanan berupa kroto atau jangkrik untuk pendekatan kepada cucak hijau tersebut.

Si Burung Toet Toet


        Cendet merupakan salah satu contoh burung kicau yang pali digemari oleh masyarakat. Selain suaranya yang indah, cendet juga memiliki sebuah daya tarik tersendiri untuk memikat hati orang yakni kepandaiannya dalam menirukan suara burung lain bahkan, suara-suara binatang lain maupun benda contohnya kodok, jangkrik, suara sepatu anak kecil, suara orang yang lagi mompa motor dan masih banyak lagi tergantung bagaimana kita mengajarinya. Selain itu burung cendet mudah didapatkan dan harganya pun dapat dibilang cukup terjangkau.
          


        Cendet juga memiliki nama lain, seperti bentet, pentet, dan toet (Jawa Barat) dan burung ini merupakan burung petengger dan pemangsa yang agresif dari Famili Laniidae. Famili Laniidae mencakup 74 spesies yang dibagi dalam 4 subfamili. Cendet yang umum termasuk dalam subfamili Laniinae dan Genus Lanius.Jenis cendet sendiri bermacam-macam yang tersebar di beberapa wilayah di dunia. Salah satunya, adalah cendet abu-abu besar (L excubitor). Spesies ini memiliki ukuran tubuh terbesar dengan panjang sampai 25 cm. Cendet ini berkembang biak di Eropa, Asia, dan Amerika Utara.Bersama dengan cendet hitam putih (L ludovicianus), burung – burung ini merupakan spesies yang biasa tinggal di dunia baru (Amerika). Jenis lainnya, cendet abu-abu kecil (L.minor) yang memiliki habitat di Eropa Selatan, Asia Tengah, dan Afrika bagian timur. Selain itu,Cendet kepala merah (L senator) yang tinggal di Inggris bagian selatan, Eropa, Asia, dan Afrika. Ada pula jenis burung bentet yang memiliki bentuk serupa yang terdapat di India dan Asia Tenggara, yakni cendet cokelat (/.. christatus) yang banyak dilombakan di Indonesia dan cendet leher hitam (L colarris).  Sedangkan untuk jenis cendet yang paling diminati masyarakat adalah cendet blangkon dan cendet madura. Untuk cendet blangkon diminati karena kebanyakan dari jenis burung ini memiliki mental yang sangat bagus dan mendukung, sedangkan untuk cendet madura memiliki suara yang nyaring dan merdu.
Ciri-ciri Cendet jantan
  1. Bulu berwarna hitam pada bagian pipi cendet jantan terlihat hitam mencolok/lugas.
  2. Bentuk kepala cendet jantan terlihat lebih datar/ceper. 
  3. Pada saat masih anakan, cendet jantan memiliki warna hitam pada bagian ekornya.
  4. Pada bagian supit, cendet jantan memiliki bentuk supit yang kecil dan panjang, dan motif garis bulunya tidak beraturan.

Ciri-ciri Cendet Betina
  1. Bulu berwarna hitam pada bagian cendet betina terlihat semu/tidak terlalu lugas.
  2. Bentuk kepala cendet betina terlihat bulat/menggelembung.
  3. Pada saat masih anakan, warna hitam pada bagian ekornya tidak jelas.
  4. Pada bagian supit, cendet betina memiliki bentuk supit yang besar dengan motif bulu garis teratur yang menyerupai kembang/bunga.
 
Dibawah ini ada beberapa tips atau trik simpel agar burung pentet atau cendet atau toet rajin berkicau dan pandai menirukan suara burung jenis yang lain. 
  • Saat pagi hari jam 07. 00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07. 30 burung dimandikan ( karamba mandi atau semprot, bergantung pada kebiasaan masing-masing burung ). 
  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan voer dan air minum. 
  • Berikanlah jangkrik 4 ekor pada cepuk ef. Jangan sampai dulu berikanlah jangkrik dengan segera pada burung. 
  • Penjemuran dapat ditangani selama 1-2 jam/hari mulai jam 08. 00-11. 00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak tengok burung sejenis. 
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong. 
  • Siang hari sampai sore ( jam 10. 00-15. 00 ) burung dapat di master dengan suara master atau burung-burung master. 
  • Jam 15. 30 burung diangin-anginkan kembali diteras, dapat dimandikan jika perlu. 
  • Berikanlah jangkrik 2 ekor pada cepuk ef. 
  • Jam 18. 00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama hidup istirahat sampai pagi harinya. 
Tips Memilih Makanan untuk Burung Cendet
  • Kroto fresh diberikan 1 sendok makan maksimal 2x 1 minggu. 
  • Pemberian cacing diberikan 1 ekor 2x 1 minggu. 
  • Berikanlah multivitamin yang dikombinasi pada air minum 1 minggu sekali saja.

Inilah sedikit pengetahuan yang dapat saya bagikan, semoga bisa mendapatkan burung yang sesuai keinginannya.